Current Management of Stevens-Johnson Syndrome (SJS)/Toxic Epidermal Necrolysis (TEN)
July 2023
in “
Media Dermato Venereologica Indonesiana
”
TLDR Early diagnosis, stopping the suspected drug, and supportive care are crucial for treating Stevens-Johnson Syndrome and Toxic Epidermal Necrolysis.
Sindrom Stevens-Johnson (SSJ) dan nekrolisis epidermal toksik (NET) adalah penyakit yang mengancam nyawa, ditandai dengan ruam dan lepuh yang nyeri serta pelepasan lapisan epidermis. SSJ/NET merupakan reaksi efek simpang obat yang dimediasi imun, terutama oleh sel T, dan termasuk reaksi hipersensitivitas tipe IVc. Penyakit ini dibedakan berdasarkan persentase permukaan kulit yang terlibat: SSJ (<10%), SSJ/NET overlap (10%-30%), dan NET (>30%). Mortalitas rata-rata adalah 1-5% untuk SSJ dan 25-35% untuk NET. Tata laksana optimal meliputi diagnosis dini, penghentian obat tersangka, dan terapi suportif oleh tim multidisiplin. Terapi sistemik seperti kortikosteroid dan siklosporin bervariasi dalam rekomendasi karena kurangnya bukti efikasi dari penelitian randomized controlled trial.